Deep Web : Palung Tergelap di Lautan Internet

Posted on

deep web palung terdalam lautan internet

“Internet yang kita akses tiap hari ternyata hanyalah permukaannya saja. Terdapat bagian dalam di internet yang memuat 96% konten keseluruhan internet yang tidak mudah diakses yang sering disebut Deep Web.”

Internet memang sangat luas, hampir semua yang kita cari ada di internet. Bila diibaratkan internet ini seperti sebuah samudera lautan informasi. Kita butuh mesin pencari untuk menjaring beberapa informasi yang kita butuhkan. Dan tentunya hanya sebagian kecil informasi yang kita dapatkan, karena kita hanya berada di permukaan lautan, informasi di dalam lautan takkan terjangkau oleh jaring kita.

Posisi kita dalam mengakses internet saat ini hanyalah di permukaannya saja atau surface webDi permukaannya saja sudah begitu luasnya, padahal masih ada bagian yang lebih dalam yang bahkan menguasai 96% konten di dunia internet dan itulah yang dimaksud Deep Web.

Coba kita lihat gambar di bawah ini,

Deep Web palung terdalam lautan internet
Lautan Internet via quora.com

Bila kita perhatikan, pada surface web semua informasi bersifat terbuka. Bisa diakses melalui mesin pencari seperti Google atau Yahoo dengan menggunakan browser standar seperti Chrome atau Mozilla Firefox. Dan di surface web ini biasanya ada aturan-aturan yang dibuat agar semua informasi berada pada kondisi aman dan legal.

Sedangkan bagian palung lautan internet yang dalam, butuh cara khusus untuk menyelaminya. Tidak mudah ditemukan, penuh rahasia, gelap, itulah dunia hitam di dunia maya. 

Lalu mengapa mereka harus menggunakan jalur Deep Web untuk menyimpan atau mengakses informasi?

Sama halnya seperti dunia hitam di dunia nyata kita ini, mereka akan menggunakan jalur ilegal yang sulit ditemukan, serba rahasia. Yang dimaksud “mereka” ini tentu dapat kita tebak yaitu para kriminal, transaksi narkoba, penjualan manusia, prostitusi anak, jasa pembunuh bayaran, jual beli senjata, hacker, dan hal-hal ekstrim lainnya. Untuk transaksinya juga dapat menggunakan uang elektronik seperti bitcoin. Tujuan mereka adalah agar tidak mudah dilacak indentitasnya, anonim.

Selain para kriminal, Deep Web juga digunakan oleh lembaga pemerintahan atau juga pribadi untuk menyimpan dokumen atau penelitian yang bersifat sangat rahasia. Seorang Edward Snowden, pembocor informasi-informasi rahasia milik Amerika Serikat, dikabarkan menggunakan jalur Deep Web untuk aktivitasnya tersebut.

Apa perbedaan Deep Web dengan Surface Web?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi, di surface web informasi bersifat terbuka sehingga harus ada aturan-aturan legalnya. Sedangkan di Deep Web bersifat tertutup dan sangat rahasia, dan tentunya banyak informasi ilegal.

Untuk mengeksplorasi  informasi di Deep Web yang merupakan jalur internet gelap atau disebut juga Dark Net ini tentunya haruslah menguasai pengetahuan tentang teknologi internet karena tidak ada mesin pencari seperti Google atau Yahoo.

Pada surface web, datanya bersifat terpusat. Misalnya pada Facebook, semua informasi data diri lengkap kita akan masuk ke server Facebook, dan ini tentu keamanan data privasi kita belum tentu terjamin. Sebaliknya, pada Deep Web tidak bersifat terpusat, tiap komputer adalah server, sehingga privasi data sangat terjamin.

Lalu bagaimana caranya menyelam ke Deep Web?

Untuk dapat mengakses ke Deep Web dapat menggunakan browser TOR. Hampir sama seperti browser seperti Chrome atau Mozilla Firefox, namun TOR dianggap lebih baik dalam hal mengakses informasi yang tidak dapat dijangkau oleh Google atau Yahoo.

Meski begitu, disarankan jangan pernah menyelami ke Deep Web bila tidak mempunyai kemampuan teknologi internet yang mumpuni. Karena disana banyak hacker yang siap untuk mencuri informasi identitas, apalagi bila sampai melakukan registrasi dan login, tentu memudahkan cyber crime mendapatkan data dan dapat digunakan untuk hal yang tidak baik.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *