10 Hal Menarik Tentang Relativitas Einstein

Posted on

Teori relativitas Einstein telah merevolusi pemahaman bagaimana dunia ini bekerja. Relativitas Einstein mampu menjelaskan dengan baik tentang ruang, waktu, massa, energi dan gravitasi.

Relativitas merupakan salah satu teori yang paling populer sejak abad 20 ini. Teori yang dicetuskan oleh salah satu ilmuwan besar Albert Einstein ini telah mengubah pemahaman tentang cara kerja alam semesta secara radikal.

Berikut 10 hal menarik tentang relativitas Einstein yang perlu diketahui.

1.Gravitasi Newton yang Mempengaruhi Segalanya

Jauh sebelum Einstein, Hukum Newton tentang gerak telah digunakan sebagai dasar dalam ilmu fisika gerak. Kemudian pada tahun 1687, Newton menulis tentang teori gravitasi yang mempengaruhi segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini.

Ia menjelaskan bahwa teori gravitasi dipengaruhi oleh massa suatu benda. Namun Newton tidak pernah menjelaskan sumber gravitasi tersebut.

2.Albert Einstein dan Postulatnya

Pada tahun 1905, Einstein mendasarkan sebuah teori baru pada dua postulat.

Pertama, hukum fisika berlaku tetap sama dalam semua kerangka acuan yang bergerak pada kecepatan tetap.

Kedua, kecepatan cahaya bernilai mutlak yaitu 300.000 kilometer per detik dan tidak ada yang melebihi kecepatan cahaya.

Sebagai hasil dari postulat ini, Einstein menyimpulkan bahwa tidak ada kerangka acuan yang tetap di alam semesta. Semuanya bergerak relatif terhadap yang lain.

Dan ini yang kemudian dikenal sebagai relativitas khusus karena hanya berlaku untuk kasus khusus, kerangka acuan dalam gerakan konstan dan tidak berubah.

Pada tahun 1915, Einstein mengeluarkan teori relativitas umum yang berlaku untuk kerangka acuan yang berkaitan satu sama lain. Teori ini yang menjelaskan konsep baru tentang gravitasi dan meruntuhkan konsep gravitasi Newton.

3.Dilasi Waktu

relativitas einstein
Dilasi waktu via phys.org

Waktu tidak berlalu pada tingkat ukuran yang sama pada semua orang. Bila ada dua pengamat, pengamat yang bergerak akan mengukur waktu lebih lebih lambat dari pada pengamat yang diam.

Fenomena ini adalah konsekuensi dari relativitas khusus, yang biasa disebut sebagai dilasi waktu.

4.Relativitas Panjang

relativitas einstein
Relativitas panjang (length dilation) via lege.net

Panjang benda yang bergerak relatif terhadap pengamat akan terlihat lebih pendek daripada benda yang diam. Efek ini terlihat sangat halus hingga benda bergerak mendekati kecepatan cahaya.

5.Kesetaraan Massa dan Energi

relativitas einstein
Massa dan energy via josiahnorton.com

Kuantitas energi setara dengan massa dikalikan dengan kecepatan cahaya, hal tersebut diungkapkan dari rumus Einstein yang terkenal E = m . c2 .

Inilah yang memungkinkan pelepasan energi yang besar dari ledakan nuklir.

6.Relativitas Massa

relativitas einstein
Mass dilation via helmholtz-berlin.de

Jika pengamat mengamati sebuah benda yang bergerak, maka massanya mejadi relatif terhadap pengamat dan besarnya massa akan selalu lebih besar daripada besarnya massa sebuah benda yang diam.

Hal ini disebabkan fakta bahwa meningkatnya kecepatan sebuah benda maka meningkatkan pula energi kinetik dan juga massanya.

7.Mustahil Bergerak Melebihi Kecepatan Cahaya

Meningkatnya massa benda tersebut menjadi alasan Einstein dapat mengatakan bahwa sebuah obyek tidak akan dapat bergerak melebihi kecepatan cahaya.

Meningkatnya massa benda seiring bertambahnya kecepatan menyebabkan besarnya massa akan menjadi takterhingga ketika mencapai kecepatan cahaya.

Besar massa yang takterhingga berarti juga membutuhkan energi takterhingga, oleh karena itu bergerak melebihi kecepatan cahaya adalah hal yang mustahil.

8.Dimensi Ruang dan Waktu

relativitas einstein
Space-time via dreamstime.com

Ruang dan waktu adalah suatu kontinuitas yang disebut ruang-waktu (space-time).

Ruang digambarkan sebagai tiga dimensi sedangkan waktu adalah dimensi keempat yang merupakan bagian berbeda dari dimensi spasial.

Ruang-waktu dapat dianggap sebagai bentangan kain, dimana massa benda akan dapat membuat kain mempunyai lengkungan.

9.Relativitas Menjelaskan Asal Gravitasi

relativitas einstein
Gravitasi space-time via bbc.co.uk

Sebuah benda yang besar yang tentu memiliki massa yang besar akan membuat “bentangan kain” ruang-waktu menjadi melengkung. Lengkungan ruang-waktu inilah yang biasa disebut sumur gravitasi (gravity well).

Sumur gravitasi menyebabkan tarikan ke dalam atau tarikan gravitasi. Semakin besar benda berarti semakin besar massanya maka semakin kuat tarikannya artinya gravitasinya semakin besar.

Di tata surya kita, matahari adalah benda terbesar sehingga memiliki sumur gravitasi terdalam. Hal itulah pula yang dapat menjelaskan planet-planet, bulan dan benda angkasa lainnya bergerak mengelilingi matahari dengan orbitnya.

10.Lensa Gravitasi

relativitas einstein
Lensa gravitasi via NASA

Lensa gravitasi adalah efek dari teori relativitas umum Einstein. Secara sederhana, bisa dikatakan massa akan menekuk cahaya.

Medan gravitasi sebuah obyek yang besar akan meluas jauh ke luar angkasa. Hal itu menyebabkan cahaya yang mendekati benda tersebut akan dibelokkan kemudian diteruskan kembali ke arah lain.

Semakin besar obyek maka semakin kuat pula medan gravitasinya sehingga semakin besar pembengkokan cahayanya.

 (Referensi : wikipedia dan space.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *