5 Hal Menurut Hukum Fisika Mustahil Terjadi Ternyata Memungkinkan Terjadi Di Era ini

Posted on

menurut hukum fisika mustahil terjadi

Dunia bekerja menurut hukum-hukum fisika. Ada hal yang secara hukum fisika mustahil dapat terjadi misalnya gerak abadi. Namun belakangan muncul penemuan-penemuan baru yang membuat hal mustahil tersebut menjadi memungkinkan terjadi.  

 

Kita saat ini berada di era dimana perkembangan sains begitu pesatnya. Penemuan-penemuan baru yang beberapa tahun terakhir muncul memberikan sesuatu hal yang membuat kita takjub. Hal-hal yang sebenarnya secara teori dan perhitungan dinyatakan mustahil terjadi karena akan melanggar hukum fisika, ternyata saat ini memungkinkan dapat terjadi.

Bukan karena hukum fisika tersebut salah, namun memang ada yang harus dilengkapi. Teknologi yang ada saat ini memungkinkan munculnya teori fisika baru yang akan melengkapi hukum fisika yang telah ada.

Berikut ini 5 hal menurut hukum fisika mustahil terjadi ternyata memungkinkan terjadi di era ini.

1.Gerak Abadi (perpetual motion)

Ilmuwan terdahulu seperti Leonardo da Vinci, Robert Boyle atau Blaise Pascal, melakukan percobaan membuat mesin yang mampu bergerak terus-menerus tanpa henti, namun hasilnya nihil.

Sebuah mesin yang dapat bekerja abadi terus-menerus tanpa batas tanpa sumber energi adalah tidak mungkin karena hal itu akan melanggar hukum pertama dan kedua thermodinamika.

Misalnya sebuah roda berputar, roda tersebut berputar tanpa henti tanpa ada energi eksternal yang mempengaruhi. Semenit, sejam, sehari, setahun, seabad, roda terus berputar hingga bumi mengalami kehancuran pun  roda tetap berputar. Tentu itu menjadi hal yang mustahil dan melanggar hukum thermodinamika.

Namun baru-baru ini ada penemuan baru mendekati konsep gerak abadi yaitu kristal waktu (time crystal). Gagasan kristal waktu pertama kali dikemukakan oleh Frank Wilczek, pemenang nobel dan profesor MIT. Kristal waktu mempunyai struktur yang berulang di dalam waktu, seperti halnya pada kristal biasa yang mempunyai struktur berulang  di suatu ruang. Keadaan tersebut memungkinkannya mempertahankan osilasi konstan tanpa energi dan itu terjadi pada kondisi non ekuilibrium.

2.Jubah Tak Kasat Mata

Jubah yang ketika dipakai akan membuat si pemakai menjadi tak terlihat atau tak kasat mata. Seperti pada film Harry Potter atau Invisible Man, hal yang kelihatannya mustahil dalam kehidupan nyata ini ternyata sangat memungkinkan tercipta.

Keyakinan tersebut muncul setelah berkembangnya teknologi nano. Terciptalah sebuah material buatan yang tidak ada di alam, dibuat dengan struktur artificial geometri seukuran nano.

Metamaterial yang memiliki struktur yang susunannya jauh lebih kecil daripada panjang gelombang cahaya akan dapat membelokkan gelombang cahaya tersebut. Bila metamaterial tersebut digunakan sebagai bahan membuat jubah, maka gelombang cahaya yang seharusnya memantul ke mata akan dibelokkan dan diteruskan sehingga mata tidak dapat melihat jubah tersebut.

3.Suhu Nol Mutlak

Suhu nol mutlak adalah suhu terendah yang dapat dicapai di alam dan tidak ada yang lebih rendah dari itu. Suhu nol mutlak adalah suhu nol Kelvin atau sekitar -273o C, dan atom akan berhenti di suhu itu karena energi kinetiknya minimal. Dan manusia dianggap mustahil mencapai suhu itu.

Namun dalam perkembangannya, ternyata ilmuwan mampu mematahkannya dengan menciptakan suhu negatif mutlak. Dalam eksperimennya, ilmuwan mendinginkan 1000 atom hingga mencapai negatif sepersemilyar Kelvin atau negatif nano Kelvin. Laser digunakan untuk mengontrol gerak atom sehingga membatasi energi kinetik dan potensialnya.

Suhu negatif bisa diciptakan karena dalam pandangan Fisikawan terbaru, suhu tidak linear dan berbatas. Penciptaan suhu negatif akan berguna bagi inovasi mesin dan membantu menciptakan materi yang tak terbayangkan sebelumnya.

4.Teleportasi

Pernah membayangkan dapat berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain dalam sekejap, seperti dalam film Jumper? Bila dipikir, hal itu mustahil bisa terjadi. Namun seorang Fisikawan Michio Kaku menyebut teleportasi sebagai Class I Impossibility, yang berarti bahwa teknologinya layak secara teori.

Sebenarnya teleportasi telah benar-benar ada namun dalam skala subatomik atau disebut teleportasi kuantum. Fisikawan asal University of Jenewa (UNIGE) berhasil menguji teleportasi kuantum foton. Ia berhasil memindahkan kristal lebih dari 25 kilometer melalui serat optik. Teknologi kuantum tersebut berhasil mengubah cahaya menjadi materi.

5.Materi dan Anti Materi

Alam semesta ini tercipta secara simetris. Sebuah materi subatomik yang tercipta pasti ada pasangannya yang disebut anti materi, misalnya elektron dengan positron. Tapi anti materi sangat langka ditemukan, dan bila materi dan anti materi menyatu justru akan saling memusnahkan.

Namun ternyata ada materi yang sangat spesial yang dinamakan Fermion Majorana. Spesial karena Majorana adalah sebuah materi yang merupakan anti materi nya sendiri, karena berada tepat di perbatasan antara materi dan anti materi.

Fisikawan telah lama menduga bahwa Neutrino dapat masuk ke dalam kategori ini, walaupun untuk dapat menemukannya merupakan sesuatu yang sangat langka.

(Referensi : wikipedia, sciencealert, newscientist, isains)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *