3 Jenis Kanker pada Wanita Paling Mematikan

Posted on

jenis kanker pada wanita paling mematikan

Ada jenis kanker pada wanita paling mematikan. Penyakit kanker memang menjadi momok yang ditakuti sehingga alangkah baik bila mengetahui dari awal gejala dan penyebabnya.

Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan kasus penyakit kanker yang diderita oleh artis ibukota. Jupe yang sedang berjuang mengatasi kanker serviks dan Yana Zein yang telah meninggal karena kanker payudara. Dengan melihat begitu beratnya perjuangan mereka mengalahkan kanker yang berujung kematian, maka sangat layak bila kanker menjadi momok menakutkan.

Kanker yang menyerang organ tubuh bisa mencapai ratusan jenis. Baik pria maupaun wanita dapat terserang penyakit kanker. Namun menurut penelitian yang dilakukan Cancer Research UK Inggris menyimpulkan bahwa kasus kanker pada wanita meningkat enam kali lebih cepat daripada pria.

Kanker pada wanita yang menduduki peringkat teratas adalah kanker serviks dan kanker payudara. Kanker serviks merupakan penyakit pembunuh nomor satu kaum hawa. Data lain didapati bahwa 1 dari 8 wanita Indonesia mengidap kanker payudara.

Kami merangkum ada 3 jenis kanker pada wanita paling mematikan.

1.Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker ganas yang sangat ditakuti kaum wanita. Kanker serviks menduduki posisi no.1 yang paling banyak menjadi penyebab kematian wanita dunia.

Kanker serviks hanya terjadi pada wanita karena menyerang bagian mulut rahim ataupun leher rahim. Pada awalnya kanker serviks sulit terdeteksi dan baru muncul gejalanya ketika sel kanker telah menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Gejala yang muncul diantaranya :

  • Keputihan yang tidak normal, yaitu keputihan yang muncul dalam jumlah yang banyak, lebih kental dan berbau busuk. Selain itu akan terasa gatal pada vagina saat keputihan muncul.
  • Pendarahan, yaitu siklus menstruasi menjadi tidak normal dan volume darah yang dikeluarkan lebih banyak. Untuk wanita yang telah menopause yang seharusnya sudah tidak menstruasi justru akan mengalami pendarahan.
  • Sakit saat berhubungan intim, yaitu rasa sakit yang ditimbulkan saat bersenggama. Ada rasa tidak nyaman dan sakit yang disebabkan sel kanker ada di serviks.

Penyebabnya yaitu:

  • Suka berganti pasangan, hal ini akan meningkatkan resiko terinfeksi HPV (virus penyebab penyakit kelamin). HPV dapat menjadi pemicu kanker serviks.
  • Aktivitas seksual pada usia dini, ketika seks dilakukan oleh wanita yang masih usia dini maka resiko terinfeksi HPV jadi lebih besar.
  • Melahirkan di usia dini, hal ini juga meningkatkan resiko terserang kanker serviks.
  • Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, makan tidak sehat dan tidak pernah berolahraga.
  • Faktor genetik, penyakit kanker terkait dengan keturunan. Bila di keluarganya ada yang terkena kanker serviks maka resiko untuk penyakit menurun juga lebih tinggi.

Pencegahannya:

  • Hindari aktivitas seksual di usia dini.
  • Tidak melakukan seks bebas dan berganti-ganti pasangan.
  • Jangan merokok.
  • Menjaga kebersihan area kewanitaan.
  • Melakukan gaya hidup sehat.

2.Kanker payudara

Kanker payudara juga menjadi momok menakutkan bagi wanita. Kanker payudara dan kanker serviks menduduki peringkat teratas penyakit yang paling banyak diderita oleh wanita Indonesia.

Kanker payudara sebenarnya bisa menyerang wanita dan pria. Namun wanita lebih berpotensi terkena penyakit ini. Kanker payudara terjadi karena terdapat sel yang tidak normal yang seharusnya mati justru tumbuh dan menyebar. Bila telah parah akan dapat menyebar ke jaringan dan organ di sekitarnya seperti paru-paru dan hati.

Gejala kanker payudara diantaranya:

  • Benjolan di payudara, meski tidak semua benjolan di payudara adalah ciri kanker namun ada baiknya diwaspadai dan segera periksa ke dokter bila ada benjolan aneh.
  • Bentuk dan ukuran payudara berubah, hal ini dikarenakan terjadi pembengkakan karena sel kanker yang telah menyebar.
  • Timbul benjolan di bawah ketiak, hal ini terjadi karena sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di area ketiak.
  • Puting berubah, misalnya awalnya puting menjorok ke luar berubah menjadi menjorok ke dalam dan warna berubah.
  • Muncul cairan dari puting, misalnya keluar cairan encer padahal tidak menyusui.
  • Payudara terasa nyeri, biasanya rasa nyeri dirasakan saat menstruasi namun bila rasa nyeri parah maka segera periksa ke dokter untuk mewaspadai.

Penyebabnya diantaranya:

  • Karena faktor usia, wanita dengan usia 40 tahun ke atas lebih beresiko terkena kanker payudara daripada wanita di bawah 40 tahun. Begitu pula wanita yang telah menopause juga memiliki resiko yang lebih tinggi.
  • Kehamilan pertama di usia 35 tahun, wanita yang baru hamil di usia 35 tahun beresiko lebih tinggi terkena kanker payudara.
  • Obesitas, wanita dengan berat badan berlebih dan kandungan lemak banyak akan beresiko terkena kanker payudara lebih tinggi.
  • Merokok, bagi wanita dan pria disarankan lebih baik berhenti merokok karena sangat buruk bagi kesehatan salah satunya meningkatkan resiko kanker.
  • Genetik, kanker merupakan penyakit menurun jadi tetap waspada dan jaga kesehatan bila ada anggota keluarga yang terkena kanker.

Pencegahannya:

  • Mengatur berat badan
  • Olahraga secara teratur
  • Melakukan gaya hidup sehat
  • Jangan merokok
  • Pemeriksaan rutin terutama bila usia lebih dari 50 tahun

3.Kanker Ovarium

Selain kanker serviks, dan payudara, kanker ovarium juga merupakan momok bagi wanita dunia. Banyak sekali wanita yang terkena penyakit ini. Gejalanya pun sulit terdeteksi di awal-awal dan baru terlihat ketika telah masuk stadium lanjut.

Kanker ovarium menyerang bagian ovarium atau indung telur karena pertumbuhan sel-sel tidak normal. Karena sulitnya mendeteksi di awal-awal, untuk berjaga-jaga ada baiknya kita waspadai gejala-gejala yang mungkin.

Gejalanya diantaranya:

  • Perut terasa sakit, sebenarnya hal ini biasa terjadi namun bila rasa sakit tersebut terjadi sering dengan waktu yang tak tentu maka ada baiknya diwaspadai.
  • Sering buang air kecil, bila dalam satu jam mengalami lebih dari 4 kali buang air kecil bisa jadi ada yang tidak normal di bagian ovarium.
  • Perut membengkak, bila Anda bukan orang yang suka makan banyak tapi perut membesar maka perlu diperiksakan ke dokter.
  • Gejala umum: sakit kepala, sakit punggung, cepat lelah, kurang nafsu makan.

Penyebabnya:

  • Usia lanjut bereriko lebih tinggi
  • Pernah mengidap penyakit kanker payudara atau kanker rahim
  • Faktor genetik

Pencegahannya:

  • Pemeriksaan rutin
  • Melakukan gaya hidup sehat
  • Olahraga teratur

Itulah 3 jenis kanker pada wanita paling mematikan, dengan mengetahui informasi lebih awal akan dapat mewaspadai kesehatan kita dari gejala kanker.

Referensi : kankerserviks, tanyaapoteker, faktakanker

NB: Artikel ini hanya bersifat informasi sehingga untuk lebih akurat bisa konsultasi ke dokter spesialis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *