Penyebab Anyang-anyangan, Cegukan, Suduken, Tersedak

Posted on

Penyebab anyang-anyangan, cegukan, suduken, tersedak

Mengapa kita dapat mengalami anyang-anyangan, cegukan, suduken, tersedak. Apa penyebab dan proses hal itu dapat terjadi serta bagaimana cara mengatasinya.

Terkadang kita bertanya-tanya mengapa hal yang umum seperti anyang-anyangan, cegukan, suduken, tersedak dapat terjadi. Hampir setiap orang dari segala usia pernah mengalami hal-hal tersebut. Sebenarnya apa penyebab dan bagaimana proses terjadinya anyang-anyangan, cegukan, suduken, tersedak tersebut.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang anyang-anyangan, cegukan, suduken, tersedak.

1.Anyang-anyangan

Banyak orang sering salah kaprah bahwa penyebab anyang-anyangan adalah karena mencampur minum antara air panas dan air dingin. Ternyata anggapan tersebut tidaklah tepat.

Anyang-anyangan merupakan gangguan pada saat buang air kecil yaitu ketika merasakan nyeri saat buang air kecil namun hasrat untuk buang air kecil tinggi. Bolak-balik ke kamar kecil namun air kencing hanya sedikit-sedikit yang keluar.

Anyang-anyangan yang terjadi sering dan dalam kurun waktu yang tidak singkat harus diwaspadai karena akan berbahaya bagi ginjal bila dibiarkan begitu saja tanpa penanganan yang serius. Anyang-anyangan salah satunya terjadi karena adanya infeksi saluran kemih oleh bakteri.

Dilihat dari jenis kelamin, wanita berpeluang lebih besar untuk mengalami anyang-anyangan karena saluran kencingnya (uretra) lebih pendek daripada pria. Ketika ada bakteri yang masuk melalui alat kelamin maka peluang terinfeksinya kantung kemih melalui saluran kencing akan lebih besar daripada pada pria.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa penyebab anyang-anyangan :

  1. Infeksi Bakteri , ada bakteri E.Coli dan bakteri Chlamydia yang dapat menginfeksi kantung kemih. Bakteri E.Coli dapat menginfeksi ketika seseorang salah dalam melakukan cebok sehabis buang air besar. Pada saat cebok yang dilakukan dengan menyiram air dari belakang ke depan, maka bakteri E.Coli dari anus akan masuk ke saluran kencing. Sedangkan bakteri Chlamydia adalah bakteri yang ada pada wanita yang menyebabkan keputihan. Bila bakteri Chlamydia masuk ke kantung kemih maka hal tersebut dapat menyebabkan anyang-anyangan.
  2. Kurang Minum Air Putih , kita dianjurkan minum air putih yang cukup tiap hari yang fungsinya untuk menjaga kesehatan. Salah satunya adalah mencegah bakteri menginfeksi saluran kemih.
  3. Batu Ginjal , bila ada batu ginjal maka saluran kemih akan tertutupi maka hal tersebut akan menyebabkan air kencing tidak lancar keluar.
  4. Berhubungan Seksual , bukan berarti berhubungan seksual akan selalu menyebabkan anyang-anyangan tapi berhubungan seksual bisa menjadi penyebab bila salah satu pasangan kurang menjaga kebersihan alat kelaminnya sehingga bakteri akan menginfeksi saluran kemih.
  5. Alat Bantu Kencing (Kateter) , seseorang yang sakit dan harus menggunakan alat bantu kencing dapat beresiko terkena infeksi bakteri bila alat tersebut dipakai dalam jangka panjang.
  6. Penggunaan Alat KB , terdapat alat KB yang menekan uretra sehingga urine tidak dapat keluar dengan maksimal.
  7. Menopause , wanita yang mengalami menopause akan menyebabkan kondisi vagina menurun sehingga lebih mudah dimasuki oleh bakteri.

Setelah kita mengetahui penyebab-penyebab dari anyang-anyangan, maka kita dapat mengetahui cara untuk mengatasinya, diantaranya :

  • Menjaga kebersihan sekitar alat kelamin
  • Minum air putih yang cukup
  • Tidak sering menahan buang air kecil untuk menghindari batu ginjal.

2.Cegukan

Cegukan merupakan kondisi dimana bagian rongga dada terasa seperti tersentak hingga mengeluarkan suara “hik” secara berulang dalam selang waktu tertentu. Cegukan biasa terjadi pada semua orang pada berbagai usia, dan kondisi cegukan tersebut akan sangat mengganggu bagi diri sendiri dan juga orang lain.

Secara medis cegukan memiliki nama lain yaitu singultus. Munculnya cegukan ini berhubungan dengan kinerja diafragma di rongga dada. Diafragma merupakan sekat antara rongga dada dan rongga perut yang berperan dalam proses pernapasan perut. Terjadinya cegukan dikarenakan kontraksi diafragma yang akan memicu menutupnya pita suara dengan tiba-tiba, hal inilah yang menyebabkan muncul suara “hik”.

Bila cegukan hanya berlangsung singkat dalam beberapa saat saja maka hal ini merupakan jenis cegukan ringan. Biasanya cegukan ringan dapat teratasi dengan perlakuan yang sederhana saja. Namun cegukan perlu mendapat perhatian lebih bila terjadi terus-menerus dalam jangka waktu lama bahkan sampai berbulan-bulan karena cegukan seperti ini dapat mengindikasikan penyakit berat. Cegukan yang berlangsung lama tersebut bisa jadi merupakan gejala penyakit stroke dan juga gangguan di otak.

Beberapa hal yang menyebabkan munculnya cegukan baik yang ringan atau yang berat adalah sbb :

  1. Makan dengan tergesa-gesa menyebabkan masuknya oksigen dengan tiba-tiba
  2. Minum minuman yang berkarbonasi / beralkohol
  3. Perubahan suhu denga cepat seperti saat minum air panas kemudian air dingin
  4. Kurang cairan tubuh menyebabkan makanan susah masuk lambung
  5. Banyak merokok
  6. Kondisi stress
  7. Pengaruh obat-obatan
  8. Ada gangguan sistem saraf (stroke, tumor otak, gangguan di otak)
  9. Ada gangguan metabolisme (diabetes)
  10. Ada gangguan saraf vagus (faringitis, meningitis)
  11. Ada gangguan pernapasan (asma, pneumonia)
  12. Ada gangguan pencernaan (radang usus)

Beberapa cara mengatasi cegukan diantaranya :

  • Untuk jenis cegukan ringan dapat dilakukan -> menahan napas dalam waktu singkat, minum air perlahan, minum air jeruk nipis, menelan gula pasir, menekuk tubuh hingga dada dan lutut bersentuhan.
  • Untuk jenis cegukan berat dapat dilakukan -> periksa ke dokter untuk memastikan penyakit apa yang menyebabkan cegukan dan dokter akan memberikan obat-obatan yang tepat untuk mengatasi.

Baca juga : Apa itu Mendengkur ? (Proses Terjadi dan Cara Mengatasi)

3.Suduken

Suduken ini merupakan istilah dalam bahasa jawa atau disebut stiches dalam bahasa medis. Suduken biasanya terjadi pada seseorang pada saat berolahraga, yaitu rasa sakit seperti ditusuk-tusuk di bagian perut samping atau tengah.

Suduken merupakan kejang otot diafragma yang disebabkan kurangnya suplai darah dan oksigen. Selain itu ada beberapa faktor lain diantaranya :

  1. Intoleransi makanan,  kekurangan enzim yaitu galaktosa
  2. Waktu makan sebelum olahraga yang sangat berdekatan sehingga membuat kerja usus semakin berat yang akan memperbanyak gelembung gas dan menekan diafragma
  3. Minum dengan kadar gula tinggi sebelum olahraga

Beberapa cara mengatasi suduken diantaranya :

  • Tidak makan minimal 1 jam sebelum olahraga
  • Melakukan pemanasan sebelum olahraga
  • Memperbanyak konsumsi sayur dan buah
  • Melatih pernapasan perut

Baca Juga : Apa itu Stem Cell ?

4.Tersedak

Tersedak hampir pernah terjadi pada semua orang terutama pada masa anak-anak. Tersedak ini berhubungan dengan saluran pernapasan dan pencernaan.

Di bagian leher kita ada dua saluran, tenggorokan sebagai saluran untuk pernapasan yang arahnya ke paru-paru dan kerongkongan sebagai saluran pencernaan yang arahnya ke lambung. Di ujung keduanya yaitu pada anak tekak terdapat sebuah katup yang mengatur masuknya udara dan makanan yang disebut katup epiglotis.

Katup epiglotis inilah yang akan otomatis menutup saluran pernapasan pada saat kita menelan makanan, dan juga sebaliknya akan menutup saluran pencernaan saat kita bernapas.

Terjadinya tersedak adalah pada saat menelan makanan yang seharusnya masuk ke saluran pencernaan justru masuk ke saluran pernapasan karena ketidaksempurnaan kerja epiglotis. Hal ini dapat terjadi bila saat makan sambil bercanda dan tertawa sehingga epiglotis tidak menutup sempurna.

Hal ini tidak menjadi masalah bila tersedak oleh makanan dengan ukuran kecil karena dapat dikembalikan lagi oleh tekanan udara pernapasan keluar dan biasanya melalui hidung sehingga hidung terasa panas. Namun yang menjadi masalah adalah ketika tersedak oleh makanan dengan ukuran yang lebih besar sehingga sulit keluar dan justru menutupi saluran pernapasan, akibatnya akan fatal yaitu sesak napas bahkan sampai tidak bisa bernapas.

Beberapa penyebab tersedak diantaranya :

  1. Makan sambil berbicara dan bercanda
  2. Makan dengan posisi berbaring
  3. Mengunyah makanan yang kurang halus
  4. Proses menelan yang belum sempurna pada anak-anak
  5. Ada kelainan bawaan misal epilepsi

Beberapa cara mencegah dan mengatasi tersedak diantaranya :

  • Jangan makan sambil berbicara dan bercanda serta harus pada posisi duduk
  • Tidak membiasakan menelan makanan yang masih terlalu kasar
  • Bila terjadi tersedak maka tekanlah bagian perut atau dada untuk mengeluarkan makanan dari saluran pernapasan.

Itulah tadi 4 hal yang umum terjadi pada kita yaitu anyang-anyangan, cegukan, suduken, tersedak. Meski itu hal yang lumrah terjadi namun terkadang hal itu juga menjadi indikasi penyakit-penyakit tertentu.

Referensi : dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *