Apa itu Teknologi Sensor (Karakteristik, Jenis dan Aplikasi)

Posted on

Perkembangan teknologi belakangan ini misalnya nanoteknologi,Internet of things dan robotik, memicu munculnya teknologi pendukung salah satunya adalah teknologi sensor. Berikut ini penjelasan tentang teknologi sensor mengenai karakter, jenis dan aplikasi sensor tersebut.

teknologi sensor

Perkembangan teknologi saat ini sepertinya sudah memasuki ke level teknologi yang sangat tinggi, biasanya teknologi ini bersifat autonom. Syarat pendukung dalam teknologi bersifat autonom adalah berkembangnya teknologi sensor.

Manusia memiliki sensor alami diantaranya sensor cahaya oleh mata, sensor sentuhan oleh kulit, sensor bunyi oleh telinga, sensor rasa oleh lidah, dan sensor bau oleh hidung. Sensor pada manusia ini biasa disebut indera manusia. Saat ini teknologi sensor seperti yang dimiliki oleh manusia telah dapat dibuat dan sudah semakin pesat perkembangannya.

Teknologi Sensor

Sensor merupakan suatu peralatan yang berfungsi mengubah besaran fisika dan besaran kimia menjadi besaran listrik baik arus listrik atau tegangan, sehingga dapat dianalisa. Besaran fisika yang dimaksud meliputi magnet, listrik, gravitasi, cahaya, kecepatan, percepatan, gerakan, gaya, tekanan, suhu dan kelembapan udara. Sedangkan besaran kimia meliputi PH, Oksigen, Karbonmonoksida, dsb.

Terdapat 3 komponen utama pembentuk sistem sensor, yaitu :

  • Struktur Sensor, pada bagian inti sensor berfungsi mengubah besaran fisika atau kimia menjadi sinyal analog. Kemudian bagian pra pengolah sinyal berfungsi mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Satu lagi adalah bagian sistem antarmuka yang berfungsi untuk
  • Teknologi Manufaktur Sensor, perkembangan teknologi sensor akan semakin pesat dengan adanya teknologi nano. Teknologi dengan dasar ukuran sangat kecil ini memberi banyak kelebihan diantaranya konsumsi daya kecil, lebih handal dan lebih murah.
  • Pengolahan Sinyal, pada bagian ini bertujuan untuk mengatasi faktor-faktor yang menyebabkan parameter sensor menjadi tidak stabil sehingga menurunkan kualitas sensor.

Karakteristik Sensor

Untuk menentukan kualitas sebuah sensor dapat dilihat dari karakteristik sensor secara umum diantaranya :

  1. Sensitifitas, yaitu suatu ukuran seberapa sensitif sebuah sensor dapat mendeteksi suatu besaran. Sebuah sensor yang baik tentu dapat mengenali suatu besaran meskipun dalam ukuran yang sangat minimum.
  2. Selektifitas, yaitu suatu kemampuan sejauh mana sebuah sensor dapat menyeleksi besaran yang diukurnya, tentunya besaran fisika dan kimia di alam ini saling bercampur.
  3. Waktu Respon, yaitu seberapa cepat waktu yang dibutuhkan sebuah sensor untuk mengenali besaran yang dideteksinya. Semakin cepat sensor mendeteksi maka akan semakin berkualitas.
  4. Stabilitas, yaitu seberapa konsisten suatu sensor dapat mendeteksi besaran dalam beberapa waktu.

Jenis Sensor dan Aplikasinya

Ada beberapa jenis sensor berdasarkan besaran fisika dan kimia yang dideteksi beserta aplikasinya, diantaranya yaitu :

a.Sensor Suhu (Thermal)

Merupakan sensor yang digunakan untuk mendeteksi gejala perubahan suhu pada suatu benda atau ruang. Ada beberapa macam sensor suhu antara lain termokopel, RTD (Resistance Temperature Detector), Termistor, dan IC Sensor.

Aplikasi sensor suhu : pada industri besi dan baja, pembangkit listrik tenaga panas radioisotop, food processing, bimetal, higrometer, dsb.

b.Sensor Cahaya

Merupakan sensor untuk mendeteksi perubahan cahaya baik pemantulan atau pembiasan cahaya. Contoh sensor cahaya adalah LDR (Light Dependent Resistor).

Aplikasi sensor cahaya : counter (penghitung), indikator, potensiometer dan rangkaian alarm.

c.Sensor Suara

Merupakan sensor yang mendeteksi suara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Contoh sensor suara adalah mic kondenser.

Aplikasi sensor suara : pada sistem robot dan sistem telekomunikasi

d.Sensor Tekanan

Merupakan sensor yang mengukur tekanan suatu zat, dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Contoh sensor tekanan adalah sensor tipe tekanan langsung dengan teknologi Silicon On Sapphire dan sensor tekanan MPX4100.

Aplikasi sensor tekanan : pengukur tekanan ban, pada pesawat terbang dan pada pemantau cuaca.

e.Sensor Kecepatan

Merupakan sensor yang mendeteksi kecepatan gerak benda dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Contoh sensor kecepatan adalah Tachometer dan encoder meter.

Aplikasi sensor kecepatan : speedometer pada kendaraan.

f.Sensor Magnet

Merupakan sensor yang mendeteksi medan magnet. Contoh sensor magnet adalah Maglev.

Aplikasi sensor magnet : pada pintu mobil dan pintu hotel yang menerapkan sensor magnet.

g.Sensor Warna

Merupakan sensor yang mendeteksi waran pada suatu obyek. Contoh sensor warna adalah sensor warna TCS230.

Aplikasi sensor warna : pendeteksi cat warna mobil.

 

Referensi : Sensor, Teknologi dan Aplikasinya oleh Mitra Jamal, ITB. , zonaelektro.net, firdaafida

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *