Mengenal Era Revolusi Industri 4.0 dan Elemen Pendukungnya

Posted on

Akhir-akhir ini istilah Revolusi Industri 4.0 menggema diseluruh dunia. Kita saat ini telah masuk di era Revolusi Industri 4.0, era dimana semua obyek dapat saling terhubung. Internet of Things menjadi pemeran penting di era ini.

Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri diartikan sebagai perubahan yang besar pada cara manusia memproduksi barang. Revolusi industri juga memberikan efek dalam perubahan cara hidup manusia dari cara lama ke cara baru dengan sentuhan teknologi yang lebih baru. Manusia sebenarnya telah mengalami revolusi industri sebanyak empat kali.

1.Revolusi Industri 1.0

Revolusi Industri dimulai pada akhir abad 18 sekitar tahun 1750-1850 di Britania Raya yang kemudian menyebar hingga seluruh dunia. Revolusi industri pertama ini merupakan titik balik dalam sejarah manusia karena terjadi perubahan besar-besaran dari perekonomian berbasis pertanian beralih ke perekonomian berbasis manufaktur.

Perubahan ini ditandai dengan manusia yang sebelumnya menggunakan tenaga hewan dan manusia dalam aktivitas dan memproduksi barang, diganti dengan penggunaan mesin yang berbasis manufaktur sehingga dapat menghasilkan barang produksi dalam jumlah banyak dalam waktu lebih singkat.

Industri tekstil adalah yang pertama berkembang setelah ditemukannya mesin-mesin untuk memproduksi lebih cepat, misalnya mesin tenun, mesin pemintal, alat pemisah biji kapas hingga alat cap kain putih. Setelah itu berkembang ke teknik pembuatan besi dan peningkatan penggunaan batu bara.

Berkembang pesatnya ilmu pengetahuan pada abad 16 dengan kemunculan ilmuwan-ilmuwan seperti Galileo Galilei dan Francis Bacon menjadi faktor penting dalam kemunculan revolusi industri. James Watt menjadi ilmuwan paling berpengaruh dalam revolusi industri 1.0 karena mesin uap yang diciptakannya menjadi inti dalam revolusi industri ini.

Dengan mesin uap maka muncullah mesin lain yang lebih fenomenal pada saat itu yaitu lokomotif uap yang kemudian menjadi kereta api penumpang. Munculnya kapal uap yang mampu melaju dengan kecepatan berkali lipat dibanding dengan tenaga angin, dan mesin-mesin yang lain mulai bermunculan hingga revolusi industri berikutnya.

Revolusi industri ini memberi dampak yang bermacam-macam diantaranya

  • Barang melimpah karena proses produksi yang banyak namun cepat, sehingga harga menjadi murah.
  • Perdagangan menjadi berkembang pesat
  • Transportasi menjadi lebih cepat karena adanya penemuan berbagai sarana transportasi.
  • Terjadinya urbanisasi karena di kota-kota menjanjikan pekerjaan dan kehidupan yang lebih kayak dengan adanya pusat industri.

 2.Revolusi Industri 2.0

Revolusi industri kedua dikenal juga dengan revolusi teknologi karena berkembangnya teknologi baru yang signifikan terutama setelah adanya listrik. Periode revolusi industri dimulai akhir abad 19 hingga awal abad 20 yaitu sekitar tahun 1870 hingga tahun 1914 atau awal perang dunia I.

Kemajuan dalam bidang manufaktur dan berkembangnya teknologi produksi serta dalam waktu bersamaan muncul teknologi baru yaitu listrik dan telepon, menjadi faktor penting dalam revolusi industri kedua ini.

Pada revolusi industri kedua ini, sains terapan atau teknologi menjadi basis utama. Sinergi antara industri dengan teknologi mampu menghasilkan jalur rel kereta api yang sangat panjang sehingga transportasi produk menjadi lebih murah. Dengan biaya pengiriman yang lebih murah, maka pembangunan jalan dan gedung menjadi lebih banyak.

Beberapa hasil sinergi antara industri dan teknologi yang sangat penting di era revolusi industri 2.0 antara lain : besi, baja, rel, kelistrikan, peralatan mesin, pembuatan kertas, industri minyak bumi, bahan kimia, karet, produksi sepeda, hingga industri mobil dimulai pada era ini.

3.Revolusi Industri 3.0

Revolusi industri 3.0 disebut juga revolusi digital, karena terjadi perubahan teknologi secara analog ke sistem digital. teknologi digital yang dimulai sekitar tahun 1980 ini menjadi awal kehidupan manusia yang semakin canggih hingga saat ini.

Teknologi digital memberikan manfaat yang sangat besar dalam kehidupan manusia karena dapat mempermudah segala aktivitas manusia. Segala sesuatu yang awalnya dilakukan dengan cara manual, kini dapat dilakukan otomatisasi. Dengan revolusi digital, maka terjadi pula proses produksi di industri manufaktur.

Revolusi digital juga menandai dimulainya era informasi yang memungkinkan semua manusia dapat saling terhubung melalui sambungan telepon dan internet. Perkembangan dunia di era reformasi berkali-kali lipat menjadi lebih cepat dibanding sebelumnya.

Tahapan-tahapan dalam perkembangan di era revolusi industri 3.0 yaitu :

  • Berkembangnya komputer, komputer menjadi aktor utama dalam revolusi industri 3.0 ini. Dulunya komputer memiliki ukuran yang sangat besar dengan kemampuan yang masih terbatas, namun dalam perkembangannya semakin kesini komputer memiliki ukuran yang lebih kecil namun dengan kemampuan yang lebih hebat. Setiap manusia hampir tidak bisa lepas dari komputer untuk menyelesaikan segala pekerjaan dan aktivitasnya.
  • Lahirnya World Wide Web (WWW), web bermula sekitar tahun 1992 dari organisasi CERN yang berisikan peneliti fisika partikel. Melalui web maka setiap individu dapat saling terhubung melalui internet. Saat itu tampilannya hanya berupa teks saja, hingga akhirnya diciptakan browser yang lebih canggih oleh Berness-Lee dengan tampilan grafisnya. Konon teknologi WWW ini menjadi aktor penting era Revolusi Industri 4.0 yang akan datang.
  • Ponsel, sebuah telepon portabel yang memungkinkan semua orang dapat saling berkomunikasi dimanapun dan kapanpun. Terobosan yang luar biasa ini sangat mendukung dalam era informasi. Ponsel pertama kali dibuat dengan ukuran yang sangat besar dengan berat 2 kg. Hingga saat ini ponsel semakin tipis dengan kemampuan jauh lebih besar dan telah menjadi gaya hidup manusia modern.
  • Situs Jejaring Sosial, inilah fenomena baru di era informasi, yaitu munculnya jejaring sosial atau media sosial yang memungkinkan setiap manusia saling terhubung dengan menampilkan identitas diri secara lengkap. Banyak sekali media sosial bermunculan dengan ciri khasnya, sebut saja Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, dan sebagainya. Media sosial saat ini bukan hanya menjadi alat komunikasi saja namun berkembang menjadi alat politik, jual-beli, bahkan untuk sarana kejahatan.

4.Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri 4.0 mengindikasikan sebuah perubahan yang jauh lebih cepat dari revolusi industri sebelumnya. Pada revolusi industri 1.0, manusia mengalami perubahan dari awalnya menggunakan tenaga hewan dan manusia digantikan oleh mesin uap.

Pada revolusi industri 2.0, munculnya listrik dan telepon serta terciptanya alat transportasi kereta api, mobil hingga pesawat terbang menyebabkan perubahan signifikan dalam kehidupan manusia. Pada revolusi industri 3.0, perubahan kehidupan manusia jauh lebih cepat dengan adanya otomasi mesin secara digital. Teknologi digital, komputerisasi, hingga kemunculan internet menjadi pilar revolusi ini.

Pada revolusi industri 4.0, yaitu pada masa kita hidup saat ini, telah mulai terlihat lompatan perubahan yang belum pernah terpikirkan oleh kita sebelumnya. Fenomena ojek online menjadi salah satu indikasi perubahan tersebut, belum lagi kemunculan motor dan mobil terbang yang sebelumnya hanya dianggap dongeng saja namun akan menjadi nyata di era ini.

Revolusi industri 4.0 berawal dari proyek strategi teknologi canggih pemerintah Jerman. Pada Oktober 2012, Kelompok Kerja Industri 4.0 merekomendasikan pelaksanaan industri 4.0 kepada Pemerintah Jerman, sedangkan anggota kelompok kerja tersebut menjadi perintis industri 4.0.

Pada era ini, internet menjadi aktor paling vital meski tetap membutuhkan teknologi lainnya. Berikut ini beberapa elemen penting Revolusi Industri 4.0 yang menjadi pilar :

a.Internet of Things (IoT)

Bila dulunya sesama manusia dapat saling terhubung melalui telepon dan internet, maka IoT ini akan membuat benda-benda dapat saling terhubung. Akan muncul istilah Rumah Pintar, Mobil Pintar, Lampu Pintar, Warung Pintar, dan sebagainya yang diartikan sebagai otomasi benda-benda tersebut.

b.Cloud Computing

Teknologi cloud pada dasarnya menjadikan internet sebagai server untuk mengelola data dan aplikasi. Kita tidak perlu melakukan instalasi, yang terpenting ada koneksi internet yang stabil. Beberapa layanan Cloud Computing yaitu :

  • Komputer virtual dimana CPU, RAM, Storage, dan lainnya disediakan secara virtual.
  • Computing platform diantaranya layanan sistem operasi, database, webserver, dan framework aplikasi.
  • Layanan aplikasi yang dapat langsung digunakan yaitu Gmail, Facebook, Twitter dan lain sebagainya.

c.Big Data

Big Data merujuk pada volume data yang besar. Pada era Revolusi Industri 4.0 dimana internet menjadi pilarnya, maka teknologi Big Data ini menjadi sangat vital. Konsep penting Big Data antara lain volume, kecepatan, varietas, variabilitas, dan kompleksitas. Big Data sangat penting bila jumlah data yang besar diolah maka akan didapat jawaban untuk efisiensi dan meningkatkan keuntungan yang besar bagi pelaku bisnis.

d.Teknologi Sensor

Syarat manusia dapat saling berkomunikasi dengan makhluk hidup lain adalah adanya sensor yang kita kenal dengan indera. Begitu pula pada sebuah benda, sebuah benda dapat terhubung dan berkomunikasi dengan benda lain syaratnya harus ada sensor. Misalnya sensor sentuhan, sensor suara, sensor cahaya, sensor gerakan dan sebagainya.

e.Printer 3D

Printer 3D menjadi vital di era Industri 4.0 karena inti era ini adalah manusia mampu memiliki sebuah karya yang cepat dan efisien melalui rekayasa teknologi.

f.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Era industri 4.0 memunculkan benda-benda yang mampu bekerja secara otomatis dan mandiri sehingga kecerdasan buatan menjadi hal yang penting untuk diaplikasikan pada teknologi saat ini. Kecerdasan buatan diciptakan dan dimasukkan ke suatu sistem atau mesin, misalnya sistem pakar, aplikasi game, jaringan saraf tiruan dan robotika.

g.Augmented Reality

Augmented Reality merupakan teknologi yang dapat menambahkan benda maya ke dalam lingkungan nyata. Fenomena game Pokemon-Go kemarin adalah penjelasan nyata aplikasi augmented reality. Augmented Reality diyakini akan merevolusi indutri manufaktur karena di era industri 4.0 ini telah dimulai dengan adanya pabrik virtual.

h.Keamanan Cyber

Ketika di era revolusi industri 4.0 ini segala sesuatunya dilakukan dengan cara virtual, maka kemanan data menjadi sangat vital. Semua data akan tersimpan dalam sebuah server virtual yang sangat riskan untuk dibajak. Namun dengan adanya sistem keamanan yang kuat maka kepercayaan pengguna menjadi lebih besar, dan kepercayaan ini adalah yang utama dalam suatu bisnis.

Sudah siapkah kita mengarungi era Industri 4.0 ini, kita dapat mengambil kesempatan besar yang tersedia di era ini atau justru akan tertinggal jauh. Siap tidak siap kita tetap akan melalui era ini.

 

Referensi : Wikipedia, Codepolitan

Sumber gambar : manufacturingglobal.com

2 thoughts on “Mengenal Era Revolusi Industri 4.0 dan Elemen Pendukungnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.